Tujuan Backpacker itu…(IV_B)

Al Furqon 40“dan sungguh, mereka telah melalui negeri (Sodom) yang (dulu) dijatuhi hujan yang buruk (hujan batu). Tidakkah mereka menyaksikannya? Bahkan mereka itu sebenar-benarnya tidak mengharapkan hari kebangkitan” (Al Furqon (25): 40)

Allah Maha Tahu tentang keseluruhan sifat manusia. Termasuk dengan sifat masa bodoh mereka dalam berbagai hal, termasuk urusan ini. Bagi Allah, bekas-bekas peninggalan kaum ‘Ad, Samud, hingga Fir’aun (klik sini) rupanya masih belum cukup banyak untuk dapat dijadikan bahan pembelajaran oleh umat Muhammad SAW. Oleh karena itu, ada puluhan bahkan ratusan ayat lainnya dalam Al Qur’an yang membahas tentang fenomena-fenomena kebinasaan umat diluar 3 kaum yang telah saya sebutkan di atas. Tak terkecuali ayat yang satu ini.

Potret masa kini saksi bisu kedurhakaan kaum Sodom

Potret masa kini saksi bisu kedurhakaan kaum Sodom

Disini Allah mewanti-wanti kepada kita untuk menghindari sejauh mungkin prilaku buruk yang para penduduk negeri Sodom. Melanggar atau meremehkan larangan ini hanya akan menimbulkan kemurkaan besar dari Sang Rabb. Lihat saja penggalan arti dari ayat diatas, bahwa mereka (kaum Sodom), bukan hanya sekedar dibinasakan saja. Mereka dihujani dengan batu. Lalu dibalikkan secara vertikal 180°. Bahkan disebutkan dalam ayat lain, bahwa mereka juga dibutakan penglihatannya. Apa kesalahan mereka sehingga Allah menurunkan siksaan yang luar biasa hebat kepada mereka?

Jawabannya cuma satu: mereka berlaku di luar batas kewajaran. Mayoritas penduduk kota ini adalah orang-orang yang melakukan liwath alias hubungan sesama jenis. Laki-laki menyukai laki-laki. Sedangkan perempuan menyukai perempuan. Gay dan Lesbian,dunia menyebut mereka semacam itu di masa kini. Nah, kaum Sodom adalah orang-orang yang pertama kali berbuat kerusakan ini. Mereka melawan ketetapan Allah bahwa laki-laki diciptakan berpasang-pasangan dengan perempuan. Begitu pula sebaliknya. Mereka juga mengingkari seruan kebenaran yang selama ini diserukan oleh saudara mereka, Nabi Luth. Parahnya lagi, mereka mengancam akan mengusir keluarga Nabi Luth jika tetap teguh dengan dakwahnya. Semua perbuatan itu, ditambah dengan doa mustajab gubahan Sang Nabi, membuat adzab Allah datang dengan luar biasanya.

Tingginya kandung garam di tempat ini membuat semua benda menjadi terapung dgn sendirinya...Itulah peringatan dari Allah. JELAS dan NYATA.

Tingginya kandung garam di tempat ini membuat semua benda menjadi terapung dgn sendirinya…Itulah peringatan dari Allah. JELAS dan NYATA.

Kini, sisa-sisa keberadaan mereka telah musnah. Namun, Anda masih dapat melihat lokasi di mana azab ini pernah turun, yaitu di kawasan Laut Mati. Laut yang kadar garamnya begitu tinggi sehingga tidak ada satupun makhluk hidup yang dapat hidup di dalamnya. Kesanalah, Allah mencoba menginspirasi kita semua untuk melakukan travelling.

Banyak hikmah yang dapat Anda telusuri dibalik larangan Allah dalam melakukan perbuatan ini. Mulai dari meminimalisir berbagai penyakit menular, hingga mencegah dampak kepunahan spesies manusia di muka bumi. Sayangnya, di masa kini perilaku semacam kaum Sodom itu malah menjamur dimana-mana. Orang-orang gay dan lesbian banyak muncul di berbagai belahan dunia. Penduduk dunia juga semakin marak yang menyuarakan pembelaan terhadap para penganut LGBT (Lesbian,Gay, Biseksual, Transeksual) itu. Saya hanya khawatir, jika azab Allah tidak mengenal batas waktu dan tempat sehingga bakal memunculkan berbagai Laut Mati lainnya. Ya, saya takut itu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s