Fiqih Musafeer: Seusai Shalat…

Al Jumuah 10Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allahdan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” (Al Jumu’ah (62):10)

Satu bukti lagi akan adanya korelasi antara dunia Backpacker dengan Al Qur’an. Lewat ayat diatas, Allah menitahkan kepada umat-Nya untuk bertebaran di muka bumi. Melakukan berbagai perjalanan ke negeri-negeri yang jauh. Mencari rezeki yang halal dari seantero dunia. Juga sekaligus memperbanyak diri dalam mengingat Allah melalui ayat-ayat kauniyah Sang Khalik di semesta alam ini. Semuanya saling berkaitan dengan dunia travelling.

Namun Kawan, ada satu syarat mutlak yang diwajibkan oleh Allah dalam ayat diatas. Yaitu: SHALAT. Seberapa jauh perjalanan yang akan ditempuh, seberapa penting meeting bisnis yang akan dijalani, juga seberasa indah alam yang akan dilalui, kita –selaku muslim– tetap tidak diperbolehkan melalaikan kewajiban akan sholat 5 waktu. Melalaikan saja dilarang, apalagi meninggalkannya, Kawan.

sholatAdalah suatu hal yang dilarang dalam Islam jika aktivitas kita yang bersifat sunnah (seperti travelling) membuat diri kita lalai dalam memenuhi hal-hal yang wajib layaknya Shalat 5 waktu. Sama halnya dengan ketika kita lebih memilih untuk menyelamatkan bekal makanan daripada memikirkan keselamatan jiwa kita saat seekor singa menghadang di depan jalan. Persis. Tiada beda.

Sah-sah saja Anda mengelilingi dunia hingga ratusan kali, asalkan Shalat Anda tetap terjaga. Bukankah Allah SWT telah banyak memberikan keringanan kepada hamba-Nya mengenai urusan Shalat ini? Mulai dari diperbolehkannya Shalat Qashar (klik sini), Shalat Jama’, Shalat dengan posisi berbaring dan duduk, hingga Shalat di dalam kendaraan yang sedang berjalan. Meski ada seabrek keringanan tersebut, tetap saja tidak ada satu dalil pun yang mengizinkan seseorang untuk meninggalkan Shalat, meski ia seorang buta sekalipun.Ini semua menegaskan betapa urgennya masalah yang satu ini, baik di dunia maupun di akhirat. Karena barangsiapa yang mampu menjaga ibadah ini sepanjang hayatnya, niscaya ia akan menjadi sosok yang beruntung di sisi Allah dan di sisi manusia, seperti yang diutarakan ayat diatas.

Jadi, bepergianlah Anda semua ke seluruh penjuru dunia, dengan syarat Anda dapat menunaikan Shalat Anda tepat pada waktunya. Karena, itulah hak Allah SWT terhadap makhluk yang telah diciptakan-Nya dari setetes air hina, seperti kita ini!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s