Anak Kecil dan Penutup Gerakan #1hari1ayat

Beberapa jam yang lalu saya seakan tersadar bahwa kita, orang dewasa, memiliki beberapa kemiripan dengan anak kecil dalam beberapa kondisi tertentu. Anak kecil yang baru saja sukses menyelesaikan game terbaru miliknya pasti di sepanjang hari akan jingkrak-jingkrak penuh kesenangan. Itulah cara dia mengekspresikan kebahagiaan yang ia peroleh saat ia berhasil melewati sebuah tantangan, walau hanya sebuah game.

Kita, selaku orang dewasa, pastinya juga akan berlaku sama saat kita sukses melewati tantangan dalam kehidupan sehari-hari kita. Meski berbeda dalam mengekspresikannya, kita semua sama dengan anak kecil dalam hal perasaan yang dirasakan. Sukacita niscaya senantiasa memenuhi rongga dada kita selama beberapa saat. Diikuti dengan sifat keseharian pribadi yang cenderung lebih lembut dengan sesama. Jadi lebih rajin senyum, lebih mudah nraktir teman, lebih rajin shodaqoh, dll. Gak beda jauh kan?

Nah, itu lah sifat dasar manusia -yang tdk mengenal batas usia- yang saya rasakan hari ini. Bangga, karena pada akhirnya saya sukses menyelesaikan gerakan #1hari1ayat dengan gemilang. Bahagia, karena ternyata saya bisa melaluinya dengan sukses. Dan yang terpenting, saya merasa lebih yakin dalam melakukan traveling karena itu bersesuaian dengan perintah Allah SWT.

#1hari1ayatSaya memang sengaja mengaitkan gerakan #1hari1ayat dengan aktivitas backpacker dan travelling karena itulah fokus utama blog ini. Bukan yang lain. Juga terkesan unik karena jarang ada orang yang menyadari bahwa ternyata Al Qur’an juga membicarakan hal-hal semacam ini. Mayoritas orang hanya memahami jika Al Qur’an hanya berisi tata cara beribadah bagi para pemeluk agama Islam. Padahal Al Qur’an adalah kitab universal yang memuat penjelasan segala sesuatu. Menyadarkan mereka yang berpaham semacam itu adalah salah satu alasan mengapa saya memilih topik travelling sebagai inspirasi dalam gerakan #1hari1ayat ini.

Secara ringkas, dalam gerakan ini saya menceritakan: definisi traveler, tujuan aktivitas travelling, bekal yang harus dibawa, doa sebelum berangkat, sekelumit fikih dasar berkaitan dengan dunia petualang ini, resiko yang ada di dalamnya, dan terakhir beberapa doa berisi harapan akan datangnya keberkahan bagi generasi kita di masa kini. Bagi yang penasaran, gak usah sungkan-sungkan untuk mampir. Klik aja ini

Good ByeNamun ini bukan berarti akhir dari eksistensi blog ini di masa mendatang. Karena menulis dan travelling merupakan bagian dari kehidupan saya, dan blog ini merupakan solusi terbaik dalam menyatukan kedua bagian tersebut. Saran, kritik, bahkan kisah-kisah menakjubkan dari pembaca semua selalu saya nantikan kedatangannya. Telinga saya selalu siap untuk mendengar cerita-cerita ajaib dari para petualang di seluruh berbagai belahan dunia, termasuk Anda.

Terakhir, saya berterima kasih banyak kepada @primaditarahma yang telah menyelenggrakan gerakan ini. Besar harapan saya akan adanya lebih banyak even semacam ini di masa mendatang. Dan lebih besar pula harapan saya, selaku owner blog ini, jika Anda para pembaca tetap setia mengkritisi dan memberi saran dalam tiap tulisan saya. Karena, bagaimanapun jua blog ini gak bakalan berkembang tanpa adanya sumbasngsih dari Anda semua…dan nantikan kejadian-kejadian unik di balik 31 hari menempuh gerakan ini! Segera!

Iklan

2 thoughts on “Anak Kecil dan Penutup Gerakan #1hari1ayat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s