Special Thanks for….

Melalui lembaran kali ini saya, selaku owner blog ini sekaligus sebagai salah satu peserta gerakan #1hari1ayat, ingin mengungkapkan rasa terima kasih saya kepada beberapa orang yang telah berandil besar dalam proses pembuatan ‘buku panduan’ Travelling ala Al Qur’an ini. Mereka adalah:

My beloved Parents,

yang telah percaya dengan bakatanak pertamanya ini

My sister, Wihdatussyifa Anwar Sinaga,

adik yang telah memberikan banyak inspirasi keteguhan buat saya

Mbak Primadita Rahma (@primaditarahma)

Selaku penggagas awal gerakan superseru ini…makasih udah bersedia mengajak saya…

Ust. Azka dan Ust. Wahyudi,

atas dukungan moral, motivasi dan fasilitas…bermanfaat banget deh pokoknya…

Neng Gingsul

makasih atas dukungan dan semangat, mujarab pisan euh…

Abdul Aziz Muslim

sang Ketua OSIS yang bersedia membantu menyusun potongan ayat agar bersesuaian

Naufal Ahmad Dwijadiputra

Maksih buat peralatan mumpuninya…You’re one of my best partner

M.Helmi Sallima Wijaya

Sosok yang bersedia menemani begadang demi menyelesaikan target harian gerakan ini…kenangan super asyik kan, bro?

Alghafiky

Sejawat yang udah rela bantu nyebarin blog ini di dunia maya

Adrian Abiyasa

Sosok di balik layar yang selalu bersedia meluangkan waktunya untuk memecahkan permasalah yang hadir…

 dan mereka-mereka yang tak bisa saya sebutkan disini….

entah karena enggan, malu, atau karena alasan-alasan lainnya… 🙂 🙂 🙂

Yang terpenting saya ingin berterus terang dalam mengucapkan ini:

Thanks for You All…

Hope Allah SWT gives you the best gift…

UHIBBUKUM FILLAH…

Iklan

Behind the Scene #1hari1ayat: Sedikit Keraguan di Dada ini…

Salah satu syarat utama untuk menyukseskan gerakan ini ialah keikutsertaan masing-masing individu selama sebulan penuh. Artinya, setiap peserta wajib memosting di blognya minimal satu ayat setiap harinya selama bulan Januari. 31 hari non-stop. Memang berat, tapi disinilah letak tantangannya berada. Memang sulit, namun akan terasa indah ketika kita berhasil melewatinya (ini yang saya alami saat ini… ^^) Dan memang terkesan mustahil, namun saya juga sadar bahwa hanya orang-orang luar biasa yang mampu menaklukkan kemustahilan. Namun itu bukan berarti saya berhasil melewati gerakan ini tanpa kebimbangan dan keraguan sedikitpun. Tetap saja saya pernah merasakan ‘kegalauan’ semacam itu pula. Mayoritas saya alami di masa-masa awal program #1hari1ayat ini bergulir. Baca lebih lanjut

Behind the Scene #1hari1ayat: Ikut gak ya?

(bag_I)

Masih terngiang dengan jelas di benak saya, awal mula kisah pertama kali saya mendengar gerakan #1hari1ayat ini. Info mengenainya, saya dapatkan dari sebuah situs terpercaya yang selama ini saya jadikan rujukan untuk mengendus berbagai even-even menarik nan menantang: lomenulis.com.  Jujur, ketika itu saya merasakan sebuah dorongan kuat dalam diri saya untuk mengikuti even yang satu ini. Selain alasan penyelenggaraannya yang positif, yaitu mendorong kita untuk lebih sering membuka dan membaca Al Qura’n, saya juga merasa tertarik untuk membuktikan bisa atau tidaknya diri saya dalam mengikuti even ini sebulan penuh. Baca lebih lanjut